Dwitiro (Humas Desa) - Suasana hangat namun menyelimuti malam ramah tamah mahasiswa Praktek Kerja Nyata (PKN) Politeknik Muhammadiyah (Poltekmu) Makassar Posko 15 di Desa Dwitiro, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, Jumat (24/4).
Setelah 20 hari membaur bersama warga, para mahasiswa harus berpamitan, meninggalkan kenangan manis yang membekas di hati masyarakat desa.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan, mulai dari Radiologi, Teknologi Elektro Medis, Teknologi Laboratorium Medis, hingga Sanitasi.
Koordinator Desa (Kordes) PKN, Wahyu Fahreza Mondo, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat warga yang dianggapnya sudah seperti keluarga sendiri.
"Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga atas penerimaan, bantuan, serta dukungan selama kami berada di Desa Dwitiro. Walaupun pengabdian kami sangat singkat, namun program kerja telah diselesaikan dengan cepat berkat kolaborasi masyarakat," ujar Wahyu.
Di sisi lain, Kepala Desa Dwitiro, Muhammad Carda, mengakui bahwa kehadiran para mahasiswa memberikan warna baru dan manfaat nyata bagi desanya. Ia pun menitipkan pesan emosional bagi para mahasiswa sebelum mereka kembali ke rutinitas akademik.
"Jaga nama baik almamater, jaga nama baik orang tua, dan teruslah berbakti kepada negara dan bangsa," tutur Muhammad Carda di hadapan para mahasiswa.
Ia menilai, dedikasi mahasiswa selama 20 hari ini telah menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat.
"Ini adalah kerja nyata. Semua program yang direncanakan telah berjalan sukses dan dirasakan manfaatnya oleh warga kami," tambahnya.
Malam tersebut tidak diisi dengan seremoni formal yang kaku. Sebaliknya, acara ditutup dengan momen makan bersama yang melambangkan kebersamaan tanpa sekat antara pemerintah desa, masyarakat, dan para mahasiswa.