Dwitiro (Humas Desa) - Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Kecamatan Bontotiro, menggelar amaliah bulan suci Ramadan dengan menyelenggarakan safari Ramadan tingkat kecamatan Bontotiro 1445 H. Pada Senin, 1 April 2024, tim safari Ramadhan mengunjungi 10 Desa.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bontotiro, KM. H. Syarifuddin, memulai kegiatan Safari Ramadhan dengan mengunjungi Masjid Wihdatul Ummah di Desa Dwitiro. Dalam tausiahnya, beliau mengajak kaum muslimin untuk meningkatkan ketaqwaan dengan memperbanyak amalan ibadah selama bulan suci Ramadan.
Salah satu poin utama ceramah Kepala KUA adalah tentang pentingnya zakat fitrah. Beliau menjelaskan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu untuk dikeluarkan selama bulan Ramadan.
"Zakat fitrah harus dikeluarkan sebelum hari raya Idul Fitri dan memiliki fungsi sebagai pembersih serta sarana untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu," ungkapnya.
Beliau juga mengutip hadits dari Abu Dzar ra, yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Wajib atas setiap muslim untuk mengeluarkan zakat fitrah, baik laki-laki maupun perempuan, orang tua maupun anak-anak, merdeka maupun budak." (HR. Bukhari dan Muslim).
Kepala KUA Bontotiro juga menyampaikan bahwa setiap jenis makanan pokok dapat digunakan untuk zakat fitrah, termasuk beras padi dan beras jagung. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dalam penentuan jenis zakat fitrah, yang memungkinkan umat Islam untuk memberikan kontribusi sesuai dengan ketersediaan.
Sebelum menutup ceramahnya, beliau juga menjelaskan siapa saja yang berhak menerima zakat, antara lain fakir, miskin, amil, mu'allaf, orang yang memerdekakan budak, serta orang yang memiliki hutang.
Penulis: Andi Alfian Salassa | Kader Digital Desa